Hai hai... kita jumpa lagi di bulan Juli ini, apa kabar semua..hmm lama ya tidak bersua di dunia maya ini. Nah hari ini saya ada kesempatan sejenak untuk update blog setelah sekian lama saya abaikan blog ini tanpa kesengajaan.
Beberapa waktu yang lalu saya iseng coba buat cookies satu ini, ketemu resepnya di pinterest, iseng baca-baca, sepertinya mudah, wah semua bahan ada juga, langsung deh dicoba resepnya. Nah resepnya saya coba dari blognya Victoria Bakes - famous amos double chocolate cookies yang sudah sangat fenomenal dengan killer soft breadnya. Resep yang sudah banyak sekali yang coba dan berhasil, termasuk saya he he he..
Nah dibanding resep serupa untuk famous Amos cookies ini, resep Victoria terbilang mudah, dari segi bahan dan proses juga tentu saja. Dengan bantuan Sophie yang sedang libur sekolah, jadilah cookies yang menurut saya sedap ini.
Kukis ini menggunakan kacang, karena saya hanya ada stok kacang tanah, jadinya saya gunakan kacang tanah, itu pun kacang tanah goreng beli, kacang bawang. Tadinya ketar ketir kalau rasanya akan mengganggu rasa kukis, tapi ternyata tidak, aman. Jika suka, bisa gunakan kacang jenis lainnya, almond, mete atau macadamia seperti halnya yang Victoria gunakan.
Kukis ini enaknya dimakan sebagai cemilan atau juga sebagai pengisi toples hari raya, aih sayang ya.. resep ini bagusnya tampil sebelum Lebaran, jadi bisa buat tambahan ide kukis pengisi toples. Tapi tidak masalah kan ya.. buat dimakan sebagai cemilan, kukis ini super cucok.
Sippp ah... yang mau coba buat juga, silakan ini saya tuliskan resepnya ya..
Famous Amos Cookies (Double Chocolate)
Bahan :
- 150 gr butter (saya gunakan 100gr butter golden churn + 50 gr blueband cake n cookie)
- 80 gr gula halus (saya gunakan gula pasir yang diblender)
- 30 gr brown sugar (saya gunakan gula palem)
- 1 butir telur (saya gunakan telur berat kurang lebih 60gr dengan cangkang)
- 220 gr tepung terigu protein rendah (saya gunakan merk kunci biru)
- 50 gr tepung maizena
- 30 gr coklat bubuk (saya gunakan merk tulip, rasanya sedikit pahit dengan merk ini dan takaran ini)
- 1 sendok teh baking soda
- 1/2 sendok teh garam jika menggunakan unsalted butter
- 1 sendok teh vanila esens (saya tidak pakai)
- 100 gr kacang sangrai/oven, cincang
- 30 gr chocochips
Cara membuat :
Panaskan oven, set di suhu 180 derajat celcius. Oles tipis loyang dengan butter atau margarin. Sisihkan. Ayak tepung terigu, tepung maizena, coklat bubuk dan baking soda, sisihkan. Kocok butter, gula halus, brown sugar hingga lembut. Di sini saya hanya mengocoknya menggunakan balloon whisk. Tambahkan telur, kodok hingga rata. Masukkan garam dan vanila esens jika pakai, aduk hingga rata. Tambahkan campuran tepung, aduk dengan sendok kayu, atau spatula. Masukkan kacang cincang dan chocochips, aduk rata.
Gunakan sendok es krim ukuran diameter 3cm, sendokkan dan susun di loyang. Atau yang saya lakukan, gunakan sendok kecil, sendokkan dan rapikan bagian tepi sehingga membentuk bundar. Lakukan ini tanpa menggunakan terlalu banyak sentuhan tangan, usahakan jangan membulatkan adonan.
Panggang selama kurang lebih 15-20 menit. Keluarkan dari oven dan dinginkan.
Nah semoga resep famous Amos double chocolate cookies ini bisa bermanfaat ya, silakan mencoba dan semoga cocok dengan selera ya...
Selamat mencoba....
Pas banget buat cemilan hehe
ReplyDeleteiya mas Ramadani, cocok buat cemilan
Deleteterima kasih sudah mampir ya..
Hai... Hai..., Mbak Monic.
ReplyDeleteDuh akhirnya ngeblog lagi.
Arti namanya apa itu, Mbak? Mirip Chocochips Cookies yang pakai tambahan kacang ya? Pasti saya suka banget nih kukisnya, apalagi agak pahit-pahit gitu, heheheh.
iya nih mba Ima, disempat2kan cari waktu buat ngeblog
Deleteini tuh resep copycat dari merk kukis famous amos, yang mirip2 good time cookies gitu
he eh ini kukisnya enak mba, ada rasa pahit2nya, mirip makan brownies tapi versi renyah
Menggiurkan tampilan cookiesnya,kak ... coklat pekat 😍
ReplyDeleteCocok nih buat bekal travellingku.
Aku kudu sering ngemil karena aku punya sakit maag,kak.
terima kasih mas Himawan, iya kukis begini cocok juga buat bekal traveling, bisa jadi pengganjal lapar, apalagi kalau punya sakit maag
Deletewalaupun sering travelling, tetap jaga kesehatan ya mas... sukses selalu buat mas Himawan
Saya terkadang berkhayal klu baca blog ini mbak, " andaikan saja blog ini blm ada iklan adsensenya, saya pasti mau dah Joint Adsense " alasannya sederhana " kontennya saya suka " dan tak kalah penting ternyata trafiknya sepertinya makyuzzzzz... Semakyuzzzz kue yg Mbak bikin. :)
ReplyDeleteahai.... kang Nata bisa aja neh... wah terima kasih karena sudah suka konten blog ini ya kang, dan tak jemu mampir kemari
Deletesukses buat kang Nata... nih saya lagi pikir gimana caranya kang Nata bisa cicipin kue2 buatan saya... ha ha ha...
Kukis model gini favoritku. Tapi ya gitu deh,.jadi pemalas kalo disuruh bikin kukis padahal gak perlu cetakan, cuma sendok doang.
ReplyDeleteIni crispy ya kukisnya bukan tipe chewy gitu ?
he eh mba ini kukis super simple deh... tapi kalau sudah malas ya begitu deh ha ha ha
Deleteini tipe krispi mba.. rangup
Hi sis monica😊..salam kenal..saya julia mau nanya bole yaa..api oven bagian mana yg biasanya di gunakan untuk memanggang kuker? Krn kadang kalo saya pake api bawah dulu trus api atas suka keras..tapi kalo saya pake api atas bawah kadang suka melempem di bagian tengah😭😭. Dilema bingitz kalo begini😔
ReplyDeleteHai sis Julia, saya biasanya hanya pakai api bawah sis.. walau terkadang pernah juga pakai api bawah lalu api atas. Memang tergantung oven masing-masing sis, dicermati aja ovennya, memang trial terus butuhnya sampai dapat kondisi yang pas dan berapa lama waktu memanggangnya.
DeleteKalau saya pernah coba nih, pakai api bawah dulu, lalu sebentar saja pakai api atas hanya untuk mengeringkan, yang ini pas dan memang harus dirasa-rasa lama waktunya..
semangat sis..
Terima kasih resepnya mbak. Sudah coba 2 kali, anak2 suka banget.Saya tambahkan 2 sdm olive oil krn adonannya di saya padet banget.
ReplyDeletehai mba... maaf ya baru saya publish dan balas komentar mba.. biasa baru bisa ngeblog sekarang
Deletesama-sama mba, saya senang kalau mba dan anak-anak suka, bahkan sudah 2 kali coba.. terima kasih ya
oh iya mba, padat ya.. bagus juga tuh mba tambah olive oil...
Kalo pakai kacang almond slice apa harus disangrai juga mbak ?
ReplyDeletega perlu disangrai mba, karena sudah tipis kan, sudah bisa matang bersama dengan adonan kukis, tapi kalau ingin lebih garing sepertinya bisa disangrai sebentar mba
DeleteHai kk, untuk putih telurnya dipakai jugakah?
ReplyDeleteiya mba/mas, resep ini menggunakan telur utuh ya
Delete